6 Tips Melakukan Customer Satisfaction Survey
25 September 2023 ∙ Read 2 Mins ∙ By Andi Diputra
Customer Satisfaction Survey adalah Layanan manajemen proses survei yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan terhadap suatu produk atau layanan. Objektifitas survei antara lain mengukur level kepuasan, mengetahui presepsi user dan ekspektasinya terhadap produk dan layanan, serta mengidentifikasi opportunity improvement untuk meningkatkan customer experience.
Setelah mengetahui tujuan penting melakukan Customer Satisfaction Survey pada artikel sebelumnya, berikut kita bahas 6 tips untuk melakukan dan menyusun Customer Satisfaction Survey :
1. Menetapkan Tujuan yang Jelas
Tips pertama dalam melakukan Customer Satisfaction Survey adalah dengan menetapkan informasi seperti apa yang ingin perusahaan ketahui dari pelanggan. Perusahaan nantinya dapat lebih mudah meraih hasil yang akurat apabila tujuan surveinya jelas dan terstruktur.
2. Menanyakan Kepuasan Konsumen Secara Keseluruhan
Dalam memberikan survei kepada pelanggan, tanyakan pertanyaan seputar kepuasan pelanggan terlebih dahulu sebelum menanyakan pertanyaan yang mendetail. Hal ini akan membuat pelanggan lebih tertarik dalam pengisian survei.
3. Pertanyaan yang Dibuat Singkat, Padat, dan Jelas
Apabila kalian ingin membuat Customer Satisfaction Survey yang baik dan benar, tulislah pertanyaan secara singkat, jelas, padat, dan mudah dipahami oleh orang-orang yang mengisinya. Dalam pembuatan survei juga pastikan pelanggan tidak mengisi survei dengan kurun waktu lebih dari 5 menit untuk menyelesaikannya. Hal ini untuk menghindari berhentinya orang-orang ketika melakukan pengisian survei.
Baca Juga: 4 Tujuan Penting Melakukan Customer Satisfaction Survey
4. Mengurangi Open Question
Pengertian dari open question adalah pertanyaan yang mengharuskan responden mengisi kotak dalam survei dengan teks yang cukup panjang. Misalnya “Apa yang Paling Anda Sukai dari Fitur Produk ABCD?”
Dengan menerapkan open question akan membuat responden harus menulis dan mengetik apa yang mereka pikirkan mengenai produk tersebut. Sebenarnya tidak menjadi masalah apabila Anda menyelipkan open question dalam survei, tetapi sebaiknya kurangi jumlah open question dan perbanyak pertanyaan yang cara menjawabnya hanya tinggal memilih opsi yang tersedia.
5. Melakukan Survei Di Waktu yang Berbeda
Agar pelanggan tidak merasa risih dengan survei yang kita lakukan, sebaiknya kirimkanlah survei kepada pelanggan secara bergantian dengan pelanggan lain. Anda juga dapat mengirimkan survei secara teratur, misal dua minggu sekali ke pelanggan yang berbeda-beda.
6. Memberikan Promo Kecil-Kecilan
Untuk menarik minat pelanggan dalam mengisi survei, Anda dapat memberikan promo atau diskon kecil-kecilan bagi mereka yang menyelesaikan survei. Bentuk promonya dapat berupa kode voucher atau kupon yang dapat ditukarkan dengan produk perusahaan Anda.
Read more article
Cara Memilih HRIS yang Tepat untuk Perusahaan Menengah dan Enterprise
Dalam perusahaan yang terus berkembang, pengelolaan sumber daya manusia tidak lagi bisa hanya mengandalkan proses manual...
OranHR Hadirkan Solusi HRIS Terintegrasi untuk Membantu Perusahaan Indonesia Bekerja Lebih Efisien
Di tengah kebutuhan perusahaan untuk mengelola sumber daya manusia secara lebih cepat, akurat, dan strategis, OranHR had...
5 HRIS Terbaik di Indonesia untuk Membantu HR Bekerja Lebih Efisien
Mengelola SDM bukan lagi sekadar mencatat data karyawan, menghitung absensi, atau memproses payroll setiap bulan. Saat i...