Latest News & Insights

Explore the latest trends, tips, and news in HR

MPP (Manpower Planning): Kunci Perencanaan SDM yang Tepat dan Terukur
11 February 2026

Dalam bisnis yang dinamis, kebutuhan tenaga kerja bisa berubah cepat ada ekspansi, proyek baru, peningkatan beban kerja, sampai restrukturisasi organisasi. Di sinilah MPP (Manpower Planning) berperan: membantu perusahaan merencanakan jumlah dan jenis tenaga kerja yang dibutuhkan, kapan dibutuhkan, dan bagaimana cara memenuhinya secara efektif.Apa itu MPP?MPP (Manpower Planning) adalah proses perencanaan kebutuhan tenaga kerja perusahaan berdasarkan target bisnis, beban kerja, struktur organisasi, serta kondisi ketersediaan SDM. MPP sering menjadi dasar bagi aktivitas HR seperti rekrutmen, mutasi, promosi, pengembangan kompetensi, dan pengendalian biaya tenaga kerja.Secara sederhana, MPP menj...

HR Masih Pakai Excel? Ini 7 Tanda Perusahaan Sudah Butuh HRIS
27 January 2026

HR Masih Pakai Excel? Ini 7 Tanda Perusahaan Sudah Butuh HRIS

Excel itu hebat murah, fleksibel, dan hampir semua orang bisa pakai. Tapi saat jumlah karyawan naik, proses HR makin kompleks, dan data makin sering dipakai lintas tim (HR, Finance, Atasan, Manajemen), Excel mulai jadi “bottleneck”: kerjaan berulang, rawan salah input, dan sulit dilacak jejak persetujuannya.Kalau kamu merasa HR di tempatmu makin “sibuk tapi tidak selesai-selesai”, cek 7 tanda di bawah ini. Makin banyak yang “iya”, makin kuat sinyal bahwa perusahaanmu sudah butuh HRIS (Human Resource Information System).1) Data karyawan tersebar di banyak file dan versiCiri paling umum: ada file “Data Karyawan Final.xlsx”, “Final Fix.xlsx”, “Final Fix Banget.xlsx”.Akibatnya:HR bingung mana data terbaru.Perubahan kecil (alamat, rekening, status keluarga) berpotensi tidak ter-update di semua file.Audit dan pengecekan ulang makan waktu.HRIS menyatukan data karyawan dalam satu database terpusat (single source of truth). Update dilakukan sekali, dan semua modul yang membutuhkan data itu ikut ikut terbarui.2) Rekap absensi jadi kerja lembur HR tiap akhir bulanKalau proses absensi seperti ini:export dari mesin absensi / aplikasi,cocokkan dengan izin/sakit/cuti,koreksi telat/pulang cepat,hitung lembur,lalu kirim ke payroll,dan hampir selalu menghabiskan hari-hari terakhir di akhir bulan, itu tanda kuat.Dengan HRIS, absensi, izin/cuti, dan lembur bisa berada dalam alur yang sama. HR tidak lagi “jadi tukang rekap”, tapi fokus ke kontrol dan validasi.3) Pengajuan cuti/izin masih via chat dan sulit dilacak“Pak, saya cuti besok ya.” “Sudah izin di grup, dianggap sah.”Masalahnya bukan sekadar tertib, tapi tracking:Siapa approve?Tanggal berapa?Sisa cuti berapa?Bentrok dengan jadwal tim nggak?Kalau manajer sering kaget ada anggota tim yang libur barengan, itu tanda proses cuti perlu sistem.Dengan HRIS, pengajuan cuti menjadi:jelas alurnya (request → approval → tercatat),otomatis mengurangi saldo,ada histori,dan dapat notifikasi.4) Payroll sering “revisi”, dan koreksi terjadi setelah gajianKalau setiap bulan ada kasus:salah hitung lembur,tunjangan tidak masuk,potongan dobel,slip gaji berbeda dengan real transfer,maka masalahnya bukan orangnya tapi prosesnya terlalu manual dan banyak titik rawan.HRIS membantu karena payroll bisa terhubung ke data absensi, lembur, dan komponen lain sehingga mengurangi input manual berulang. Bahkan kalaupun masih perlu penyesuaian, perubahan lebih mudah ditelusuri (siapa mengubah apa).5) HR sering jadi “helpdesk” untuk pertanyaan repetitifContoh pertanyaan yang berulang:“Slip gaji bulan ini di mana?”“Sisa cuti saya berapa?”“Data rekening saya sudah benar belum?”“Saya sudah submit klaim belum ya?”Kalau pertanyaan seperti ini menghabiskan banyak jam kerja HR, itu tanda kamu butuh Employee Self-Service (ESS).Di HRIS, karyawan bisa:lihat data dan dokumennya sendiri,cek saldo cuti,akses slip gaji (sesuai aturan),update informasi tertentu dengan approval jika diperlukan.HR jadi lebih fokus ke hal strategis, bukan menjawab pertanyaan yang sama setiap hari.6) Approvals (persetujuan) sering “abu-abu” dan tidak ada jejakPerusahaan yang masih manual sering punya masalah:persetujuan di chat hilang tertumpuk,approve “secara lisan”,ketika ada dispute, tidak ada bukti alur persetujuan.Kalau tim HR pernah mengalami konflik seperti: “Katanya sudah di-approve” “Siapa yang approve?” “Mana buktinya?”maka perusahaan butuh HRIS dengan audit trail (jejak aktivitas) dan workflow approval yang jelas.7) Manajemen minta laporan cepat, tapi HR butuh waktu lama menyiapkanPermintaan seperti:“Berapa angka turnover Q4?”“Siapa yang paling sering lembur?”“Divisi mana yang absensinya paling bermasalah?”“Rata-rata keterlambatan per departemen?”Kalau jawabannya adalah “tunggu saya rekap dulu”, lalu butuh beberapa hari, itu tanda HR sudah butuh sistem yang siap menghasilkan laporan.Dengan HRIS, laporan bisa ditarik lebih cepat karena datanya sudah terekam rapi dari awal, bukan dikompilasi di belakang.Baca Juga: Daftar Upah Minimum Provinsi 2026: Yuk Cek Daerahmu

Daftar Upah Minimum Provinsi 2026: Yuk Cek Daerahmu
07 January 2026

Daftar Upah Minimum Provinsi 2026: Yuk Cek Daerahmu

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) merilis daftar Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 melalui akun Instagram resminya. Dalam daftar tersebut, DKI Jakarta menjadi provinsi dengan UMP tertinggi sebesar Rp5.729.876, sedangkan UMP terendah tercatat di Jawa Barat sebesar Rp2.317.601. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli juga menekankan bahwa formula penghitungan UMP yang digunakan diharapkan menghasilkan kebijakan pengupahan yang lebih adil dan berkelanjutan melindungi pekerja sekaligus menjaga iklim investasi dan keberlangsungan usaha di tingkat lokal.UMP 2026 Wilayah SumatraBerikut daftar UMP 2026 di provinsi-provinsi Sumatra: Aceh: Rp3.932.552Sumatera Utara: Rp3.228.949Sumatera Barat: Rp3.182.955Riau: Rp3.780.495Jambi: Rp3.471.497Bengkulu: Rp2.827.250Sumatera Selatan: Rp3.942.963Lampung: Rp3.047.734Kep. Bangka Belitung: Rp4.035.000Kep. Riau: Rp3.879.520UMP 2026 Pulau JawaDi Pulau Jawa, DKI Jakarta berada di posisi tertinggi, sementara Jawa Barat menjadi yang terendah dalam rilis tersebut. DKI Jakarta: Rp5.729.876Jawa Tengah: Rp2.327.386,07Jawa Timur: Rp2.446.880Jawa Barat: Rp2.317.601DI Yogyakarta: Rp2.417.495Banten: Rp3.100.881,40UMP 2026 Bali dan Nusa TenggaraUntuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara, rincian UMP 2026 adalah: Bali: Rp3.207.459Nusa Tenggara Barat: Rp2.673.861Nusa Tenggara Timur: Rp2.455.898UMP 2026 KalimantanBerikut daftar UMP 2026 di provinsi-provinsi Kalimantan: Kalimantan Barat: Rp3.054.552Kalimantan Tengah: Rp3.686.138Kalimantan Selatan: Rp3.725.000Kalimantan Timur: Rp3.762.431Kalimantan Utara: Rp3.775.243UMP 2026 Sulawesi dan MalukuDi kawasan Sulawesi dan Maluku, UMP 2026 yang tercantum adalah: Sulawesi Utara: Rp4.002.630Sulawesi Selatan: Rp3.921.088Sulawesi Tengah: Rp3.179.565Sulawesi Tenggara: Rp3.306.496,18Sulawesi Barat: Rp3.315.934Gorontalo: Rp3.405.144Maluku: Rp3.334.490Maluku Utara: Rp3.510.240UMP 2026 Tanah PapuaUntuk Tanah Papua, rilis tersebut memuat enam provinsi berikut: Papua: Rp4.436.283Papua Barat: Rp3.841.000Papua Tengah: Rp4.285.848Papua Selatan: Rp4.508.100Papua Pegunungan: Rp4.508.714Papua Barat Daya: Rp3.766.000Kenapa penting untuk perusahaan (HR & Finance)?Kenaikan UMP biasanya berdampak langsung pada:penyesuaian struktur gaji (terutama level entry/operator),perhitungan lembur dan tunjangan yang terkait dengan upah,budgeting payroll tahunan,serta kepatuhan agar tidak ada gaji di bawah UMP/ketentuan setempat.Kalau proses UMP masih dikejar dengan file Excel yang berbeda-beda, biasanya yang terjadi adalah revisi, salah versi, dan approval tercecer.Dengan HRIS seperti OranHR, tim HR bisa menata proses lebih terstruktur:data karyawan terpusat (lebih mudah dipetakan per lokasi),penyesuaian payroll lebih terkontrol,approval lebih jelas jejaknya,dan reporting lebih cepat untuk kebutuhan manajemen.Baca Juga: Daftar Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026

Daftar Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026
17 December 2025

Daftar Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026

Pemerintah telah menetapkan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026 melalui SKB 3 Menteri (Menag, Menaker, dan MenPAN-RB). Totalnya adalah 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama.Selain membantu masyarakat merencanakan liburan, SKB ini juga jadi pedoman bagi instansi pemerintah dan swasta untuk mengatur operasional layanan, jadwal kerja, dan kebutuhan SDM di periode high-season.Pemerintah menetapkan 17 hari libur nasional tahun 2026, sebagai berikut: Kamis, 1 Januari 2026: Tahun Baru Masehi Jumat, 16 Januari 2026: Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW Selasa, 17 Februari 2026: Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili Kamis, 19 Maret 2026: Hari Suci Nyepi Sabtu, 21 Maret 2026: Idul Fitri 1447 H Minggu, 22 Maret 2026: Idul Fitri 1447 H Jumat, 3 April 2026: Wafat Yesus Kristus Minggu, 5 April 2026: Paskah Jumat, 1 Mei 2026: Hari Buruh Internasional Kamis, 14 Mei 2026: Kenaikan Yesus Kristus Rabu, 27 Mei 2026: Idul Adha 1447 H Minggu, 31 Mei 2026: Hari Raya Waisak 2570 BE Senin, 1 Juni 2026: Hari Lahir Pancasila Selasa, 16 Juni 2026: Tahun Baru Islam 1448 H Senin, 17 Agustus 2026: Hari Kemerdekaan RI Selasa, 25 Agustus 2026: Maulid Nabi Muhammad SAW Jumat, 25 Desember 2026: Hari Raya NatalSelain hari libur nasional, pemerintah juga menetapkan 8 hari cuti bersama pada 2026: Senin, 16 Februari 2026: Cuti Bersama Tahun Baru Imlek Rabu, 18 Maret 2026: Cuti Bersama Hari Suci Nyepi Jumat, 20 Maret 2026: Cuti Bersama Idul Fitri Senin, 23 Maret 2026: Cuti Bersama Idul Fitri Selasa, 24 Maret 2026: Cuti Bersama Idul Fitri Jumat, 15 Mei 2026: Cuti Bersama Kenaikan Yesus Kristus Kamis, 28 Mei 2026: Cuti Bersama Idul Adha Kamis, 24 Desember 2026: Cuti Bersama Natal Dengan total 25 hari libur dan cuti bersama di kalender 2026, masyarakat mendapat ruang lebih longgar untuk merencanakan liburan, perjalanan wisata, hingga agenda pulang kampong sepanjang tahun.Menjelang periode libur panjang (misalnya rangkaian Nyepi - Idulfitri di Maret 2026 atau Natal di akhir tahun), pengajuan cuti biasanya meningkat drastis. Kalau prosesnya masih manual (chat/Excel/lembar kertas), risiko yang sering muncul adalah tumpang tindih cuti, approval terlambat, dan HR kesulitan memantau kuota cuti.Di sinilah OranHR membantu perusahaan mengelola cuti lebih rapi dan cepat mulai dari input cuti oleh karyawan sampai persetujuan atasan dan pencatatan otomatis oleh HR.Baca Juga: SPS Sukses Berpartisipasi pada Event HR Expo 10–11 Desember 2025: Terima Kasih atas Antusiasme Pengunjung Booth

SPS Sukses Berpartisipasi pada Event HR Expo 10–11 Desember 2025: Terima Kasih atas Antusiasme Pengunjung Booth
12 December 2025

SPS Sukses Berpartisipasi pada Event HR Expo 10–11 Desember 2025: Terima Kasih atas Antusiasme Pengunjung Booth

PT Strategic Partner Solution (SPS) telah menyelesaikan rangkaian partisipasinya pada event yang berlangsung pada 10–11 Desember 2025. Selama dua hari pelaksanaan, booth SPS menjadi ruang diskusi bersama para profesional dan pelaku bisnis yang ingin mempercepat transformasi digital di area HR, Learning, Performance, tata kelola, serta pengelolaan dokumen legal.SPS menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta dan customer yang telah berkunjung, berdiskusi, dan berbagi kebutuhan di organisasi masing-masing. Berbagai insight yang didapat selama event ini menjadi masukan berharga untuk SPS dalam terus menghadirkan solusi yang relevan, terukur, dan mudah diimplementasikan.Solusi SPS yang Diperkenalkan di BoothDalam event 10–11 Desember 2025, SPS memperkenalkan portofolio solusi terintegrasi untuk mendukung kebutuhan perusahaan:OranHR – HRIS untuk pengelolaan proses HR dan data karyawan yang lebih rapi, terpusat, dan efisienOranT – Learning Management System (LMS) untuk pelatihan, assessment, serta pengembangan kompetensi yang terukurOranP – Solusi performance & produktivitas untuk monitoring pekerjaan, bukti aktivitas, dan evaluasi berbasis data (khususnya tim operasional)OranD (LDMS) – Legal Document Management System untuk penyimpanan dokumen legal yang tertib, kontrol peminjaman, approval, tracking, dan reminder masa berlakuWhistleblowing System – Kanal pelaporan aman untuk mendukung governance, transparansi, dan kepatuhan perusahaanPromo Spesial untuk Pengunjung BoothSebagai bentuk apresiasi dan dukungan bagi perusahaan yang ingin segera memulai implementasi, SPS menghadirkan promo:Pay 12 Get 15 Months (bonus +3 bulan) Berlaku sampai 31 Januari 2026Akses E-Brochure & Lanjutan DiskusiBagi Bapak/Ibu yang ingin melihat detail fitur dan use case masing-masing solusi, e-brochure SPS dapat diakses melalui tautan berikut:[Link E-Brochure SPS]

Fungsi HRIS dalam Rumah Sakit: Meningkatkan Efisiensi dan Kualitas Pelayanan SDM Kesehatan
09 October 2025

Fungsi HRIS dalam Rumah Sakit: Meningkatkan Efisiensi dan Kualitas Pelayanan SDM Kesehatan

Rumah sakit merupakan lembaga pelayanan kesehatan yang memiliki struktur organisasi kompleks dan tenaga kerja yang beragam, mulai dari dokter, perawat, tenaga laboratorium, farmasi, administrasi, hingga staf pendukung. Dengan jumlah pegawai yang besar dan sistem kerja yang berjalan 24 jam, pengelolaan sumber daya manusia menjadi tantangan yang tidak sederhana.Di sinilah Human Resources Information System (HRIS) berperan penting bukan hanya sebagai alat administrasi, tetapi juga sebagai sistem manajemen strategis yang membantu rumah sakit bekerja lebih efisien, akurat, dan terintegrasi.1. Manajemen Data PegawaiSalah satu fungsi utama HRIS adalah menyimpan dan mengelola seluruh data personal, profesional, dan administratif pegawai secara terpusat.Melalui HRIS, tim HR dapat dengan mudah mengakses informasi seperti:Data identitas dan status kepegawaian,Riwayat pendidikan dan pengalaman kerja,Sertifikat profesi dan izin praktik tenaga medis,Riwayat pelatihan serta rekam kinerja.Dengan data yang terintegrasi, rumah sakit tidak perlu lagi mengelola dokumen secara manual, sehingga meminimalkan kesalahan dan mempercepat proses administrasi.2. Pengelolaan Jadwal dan Absensi ShiftRumah sakit beroperasi selama 24 jam, yang berarti sistem kerja shift sangat krusial. HRIS membantu mengatur jadwal kerja dokter, perawat, dan staf lainnya secara otomatis, dengan mempertimbangkan:Keseimbangan beban kerja,Ketersediaan tenaga medis,Aturan waktu istirahat dan batas jam kerja,Rekap absensi dan lembur otomatis.Selain itu, integrasi HRIS dengan absensi digital (fingerprint, RFID, atau GPS mobile) memudahkan pemantauan kehadiran dan disiplin kerja secara real-time.3. Penggajian dan Tunjangan (Payroll Management)Fungsi penting berikutnya adalah pengelolaan gaji yang akurat dan transparan. Dalam konteks rumah sakit, penggajian sangat kompleks karena melibatkan banyak komponen, seperti:Gaji pokok dan tunjangan tetap,Uang lembur atau shift malam,Jasa medis atau insentif per tindakan,Bonus kinerja atau kompensasi tambahan.HRIS mengotomatisasi proses perhitungan tersebut, memastikan tidak ada kesalahan dalam slip gaji, dan memudahkan pelaporan keuangan serta audit.4. Manajemen Kompetensi dan PelatihanTenaga medis dan non-medis di rumah sakit wajib mengikuti pelatihan dan sertifikasi secara berkala untuk menjaga mutu pelayanan.Melalui HRIS, manajemen dapat:Memetakan kompetensi setiap pegawai,Menjadwalkan pelatihan sesuai kebutuhan jabatan,Mencatat riwayat pelatihan dan hasil evaluasi,Mengingatkan masa berlaku sertifikasi tenaga medis.Dengan begitu, rumah sakit dapat memastikan bahwa seluruh staf selalu memenuhi standar kompetensi dan akreditasi KARS (Komisi Akreditasi Rumah Sakit).5. Penilaian Kinerja (Performance Appraisal)HRIS memudahkan proses evaluasi kinerja karyawan dengan indikator kinerja yang terukur (KPI), misalnya:Jumlah pasien yang ditangani,Kepatuhan terhadap SOP medis,Kecepatan dan ketepatan pelayanan,Kedisiplinan kerja.Hasil penilaian kinerja ini dapat digunakan untuk menentukan promosi, insentif, atau program pengembangan karyawan dengan lebih objektif dan transparan.6. Rekrutmen dan Penempatan PegawaiHRIS juga berfungsi dalam proses rekrutmen tenaga kerja baru. Mulai dari penyimpanan lamaran, seleksi kandidat, hingga penempatan posisi sesuai kebutuhan rumah sakit dapat dilakukan melalui sistem.Selain efisien, HRIS membantu memastikan bahwa setiap posisi diisi oleh tenaga yang tepat dan kompeten.7. Manajemen Cuti dan KehadiranPengajuan dan persetujuan cuti (tahunan, sakit, melahirkan, dan lainnya) dapat dilakukan langsung melalui HRIS tanpa harus menggunakan formulir manual.Sistem akan otomatis menghitung sisa cuti dan menyesuaikan jadwal kerja pegawai lainnya untuk menjaga operasional tetap berjalan lancar.8. Pelaporan dan Analitik SDMHRIS dapat menghasilkan berbagai laporan otomatis, seperti:Statistik jumlah pegawai berdasarkan profesi,Rasio tenaga medis terhadap pasien,Biaya SDM per departemen,Turnover rate, absensi, hingga kinerja individu.Data analitik ini membantu manajemen dalam pengambilan keputusan strategis untuk efisiensi tenaga kerja dan peningkatan kualitas layanan.9. Kepatuhan terhadap Regulasi dan AkreditasiRumah sakit wajib mematuhi berbagai regulasi dari Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan, dan lembaga akreditasi. HRIS membantu menyimpan dokumen legal, izin praktik, serta pelaporan tenaga kesehatan sesuai regulasi yang berlaku. Hal ini mendukung kesiapan rumah sakit dalam proses audit dan akreditasi secara lebih cepat dan sistematis.Transformasikan manajemen tenaga medis dan staf Anda dengan OranHR solusi HRIS lengkap untuk industri kesehatan. Jadwalkan demo sekarang.Baca Juga: Manfaat Customer Survey untuk Solusi HRIS

Manfaat Customer Survey untuk Solusi HRIS
23 September 2025

Manfaat Customer Survey untuk Solusi HRIS

Dalam era digital, perusahaan semakin bergantung pada HRIS (Human Resource Information System) untuk mengelola SDM secara efektif. Namun, sebuah solusi HRIS tidak bisa hanya berhenti pada fitur yang ditawarkan. Kunci keberhasilan terletak pada bagaimana sistem tersebut mampu menjawab kebutuhan nyata perusahaan dan penggunanya. Di sinilah customer survey memainkan peran penting.Berikut adalah manfaat utama customer survey untuk solusi HRIS:1. Memahami Kebutuhan PerusahaanSetiap organisasi memiliki proses bisnis yang berbeda. Melalui survey, penyedia HRIS dapat menggali kebutuhan spesifik pelanggan, apakah itu payroll yang kompleks, absensi multi-cabang, atau modul training. Dengan begitu, solusi HRIS dapat lebih relevan dan tepat sasaran.2. Meningkatkan Pengalaman Pengguna (User Experience)Tidak semua fitur yang canggih otomatis mudah digunakan. Feedback dari survey membantu mengidentifikasi bagian aplikasi yang membingungkan, sehingga tim pengembang bisa melakukan perbaikan agar sistem lebih intuitif dan ramah pengguna.3. Mengukur Tingkat Kepuasan PenggunaSurvey memberikan data nyata tentang seberapa puas pelanggan terhadap sistem HRIS. Informasi ini bisa menjadi indikator penting apakah solusi sudah sesuai ekspektasi atau masih perlu peningkatan.4. Menemukan Area PerbaikanSetiap sistem pasti memiliki ruang untuk ditingkatkan. Melalui survey, masalah seperti bug, performa lambat, atau ketidaksesuaian proses bisa terdeteksi lebih cepat. Hasilnya, pengembangan fitur bisa lebih terarah.5. Meningkatkan Adopsi SistemSaat karyawan merasa pendapat mereka didengar, mereka akan lebih termotivasi untuk menggunakan HRIS secara konsisten. Partisipasi melalui survey juga membantu membangun sense of ownership terhadap sistem.6. Mendukung Keputusan StrategisBagi vendor, data survey adalah sumber insight yang berharga untuk merancang roadmap produk. Tren kebutuhan pelanggan dapat dijadikan dasar untuk menghadirkan fitur-fitur baru yang relevan dengan perkembangan bisnis.7. Membangun Kepercayaan dan LoyalitasPerusahaan yang rutin melakukan survey menunjukkan komitmen terhadap peningkatan layanan. Hal ini memperkuat citra HRIS sebagai solusi yang peduli terhadap kebutuhan penggunanya.Customer survey bukan sekadar formalitas, tetapi strategi penting untuk memastikan HRIS selalu berkembang sesuai kebutuhan pasar. Dengan melibatkan pelanggan dalam proses evaluasi, penyedia HRIS dapat memberikan solusi yang lebih baik, meningkatkan kepuasan pengguna, serta membangun hubungan jangka panjang dengan perusahaan.Ingin tahu bagaimana OranHR memanfaatkan feedback pelanggan untuk menghadirkan solusi HRIS yang lebih cerdas dan adaptif? Kunjungi ranhr.com untuk informasi lebih lanjut.Baca Juga: Mengapa HRIS Jadi Investasi Wajib untuk Perusahaan yang Ingin Tumbuh?

Mengapa HRIS Jadi Investasi Wajib untuk Perusahaan yang Ingin Tumbuh?
12 September 2025

Mengapa HRIS Jadi Investasi Wajib untuk Perusahaan yang Ingin Tumbuh?

Dalam era digital saat ini, perusahaan tidak hanya dituntut untuk memiliki produk atau layanan berkualitas, tetapi juga sistem pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang efektif. Banyak organisasi menyadari bahwa aset terbesar mereka adalah karyawan, namun sayangnya manajemen SDM sering kali masih dikelola dengan cara manual atau sistem yang terpisah-pisah.Di sinilah Human Resource Information System (HRIS) seperti OranHR hadir, bukan sekadar sebagai alat administratif, melainkan sebagai investasi strategis yang mendorong pertumbuhan bisnis.1. Efisiensi Waktu dan BiayaMengelola absensi, cuti, payroll, hingga penilaian kinerja secara manual membutuhkan waktu yang panjang dan rawan kesalahan. Dengan HRIS, semua proses tersebut bisa dilakukan secara otomatis, sehingga HR dapat fokus pada strategi pengembangan karyawan dan perusahaan.Hasilnya: penghematan biaya operasional, minim human error, dan produktivitas tim HR meningkat.2. Data Terpusat dan AkuratSalah satu tantangan besar perusahaan yang sedang bertumbuh adalah data karyawan yang tersebar dan tidak sinkron. HRIS menyediakan satu sumber data terintegrasi yang bisa diakses secara real-time, mulai dari biodata, riwayat pekerjaan, absensi, hingga slip gaji.Dampak langsungnya: pengambilan keputusan manajemen menjadi lebih cepat dan tepat berbasis data.3. Kepatuhan Regulasi Lebih MudahPerusahaan di Indonesia wajib patuh pada aturan ketenagakerjaan, mulai dari penghitungan BPJS, PPh 21, hingga pencatatan jam kerja. HRIS membantu memastikan semua proses ini sesuai regulasi, sehingga perusahaan terhindar dari risiko sanksi dan audit yang merugikan.4. Meningkatkan Employee ExperienceKaryawan modern ingin segalanya lebih praktis dan transparan. Dengan HRIS, mereka bisa mengajukan cuti, melihat slip gaji, hingga melakukan update data pribadi melalui self-service portal.Efeknya: karyawan merasa lebih dihargai, loyalitas meningkat, dan turnover dapat ditekan.5. Mendukung Pertumbuhan PerusahaanSeiring bertambahnya jumlah karyawan dan kompleksitas bisnis, sistem manual akan semakin sulit diandalkan. HRIS memastikan perusahaan memiliki fondasi yang kuat untuk mendukung ekspansi, baik dalam hal rekrutmen, manajemen performa, maupun pengembangan talenta.HRIS bukan lagi sekadar alat bantu administratif, melainkan investasi wajib untuk perusahaan yang ingin tumbuh berkelanjutan. Dengan mengadopsi solusi seperti OranHR, perusahaan dapat mengelola SDM secara efisien, meningkatkan kepuasan karyawan, sekaligus memperkuat daya saing di pasar.Baca Juga: Data Karyawan Berantakan? Begini Cara OranHR Menyederhanakan Administrasi HR

Data Karyawan Berantakan? Begini Cara OranHR Menyederhanakan Administrasi HR
03 September 2025

Data Karyawan Berantakan? Begini Cara OranHR Menyederhanakan Administrasi HR

Seiring bertambahnya jumlah karyawan, HR sering menghadapi tantangan dalam mengelola data. Informasi tersebar di banyak file Excel, sebagian masih dalam bentuk dokumen kertas, dan ada yang tersimpan di berbagai folder komputer. Akibatnya, mencari data sederhana bisa memakan waktu lama. Tidak jarang juga terjadi human error, data ganda, atau dokumen penting yang sulit ditemukan saat dibutuhkan.Inilah masalah klasik yang membuat administrasi HR terasa rumit dan tidak efisien.Tantangan Administrasi HR Tanpa Sistem TerintegrasiData ganda dan tidak sinkron: karyawan yang sama bisa tercatat di beberapa file berbeda.Waktu terbuang: HR harus bolak-balik membuka dokumen untuk mencari informasi.Risiko kesalahan input: semakin banyak manual entry, semakin besar peluang error.Dokumen tercecer: kontrak kerja, slip gaji, hingga dokumen pajak rawan hilang.Masalah ini bukan hanya menyulitkan tim HR, tetapi juga memperlambat pengambilan keputusan manajemen.Bagaimana OranHR Menyelesaikan Masalah Ini?OranHR hadir sebagai solusi digital yang menyederhanakan administrasi HR dengan sistem terintegrasi, aman, dan mudah digunakan.1. Database Karyawan TerpusatSemua data karyawan mulai dari biodata, riwayat kerja, kontrak, hingga dokumen pajak tersimpan dalam satu platform.2. Manajemen Dokumen DigitalDokumen penting disimpan secara digital dengan kontrol akses yang jelas, meminimalkan risiko tercecer atau hilang.3. Otomatisasi AdministrasiAbsensi, cuti, hingga penggajian dikelola secara otomatis. HR tidak lagi direpotkan dengan perhitungan manual.4. Keamanan Data TerjaminSistem dilengkapi enkripsi dan pengamanan modern, menjaga kerahasiaan data karyawan.5. Integrasi Pajak & PayrollFitur perhitungan pajak otomatis yang terintegrasi dengan payroll membantu memastikan ketepatan sekaligus kepatuhan pada regulasi.Dampak Positif untuk PerusahaanDengan administrasi HR yang rapi dan otomatis, perusahaan dapat:Menghemat waktu kerja HR hingga puluhan jam per bulan.Mengurangi risiko human error dalam pengelolaan data.Memberikan pengalaman kerja yang lebih baik bagi karyawan.Mendukung manajemen mengambil keputusan berbasis data.Mengelola administrasi HR tidak harus rumit. Jika perusahaan Anda masih menghadapi data karyawan yang berantakan, kini saatnya beralih ke sistem yang lebih cerdas.OranHR siap membantu menyederhanakan administrasi HR Anda aman, tepat, dan efisien. Hubungi kami sekarang untuk konsultasi dan demo gratis!Baca Juga: Payroll Tepat, Cepat, dan Terpercaya Bersama OranHR Semua Jadi Mudah

Payroll Tepat, Cepat, dan Terpercaya Bersama OranHR Semua Jadi Mudah
29 August 2025

Payroll Tepat, Cepat, dan Terpercaya Bersama OranHR Semua Jadi Mudah

Setiap akhir bulan, tim HR di sebuah perusahaan sibuk begadang. File Excel penuh rumus terbuka di banyak tab, kalkulator selalu standby, dan kopi sudah tak terhitung jumlahnya. Semua demi satu hal: menghitung gaji karyawan dengan benar.Tapi ternyata, masalah tidak berhenti di situ. Setelah gaji selesai, muncul pekerjaan yang lebih menegangkan: perhitungan pajak PPh 21. Angkanya rumit, aturannya sering berubah, dan kalau salah sedikit saja, risikonya bisa besar—mulai dari karyawan protes karena potongan gaji tidak sesuai, hingga perusahaan terkena denda karena tidak patuh regulasi.Apakah situasi ini terdengar familiar?Realita HR di Banyak PerusahaanHuman error saat input data gaji dan potongan.Waktu habis untuk menghitung lembur, tunjangan, dan pajak secara manual.Aturan pajak & BPJS yang berubah-ubah bikin HR terus ketinggalan update.Karyawan protes karena slip gaji tidak transparan.Data tercecer antara absensi, cuti, dan payroll yang tidak saling terhubung.Tidak heran banyak HR menganggap payroll adalah pekerjaan paling melelahkan setiap bulan.OranHR Hadir sebagai SolusiDi sinilah OranHR hadir, bukan sekadar aplikasi HR digital, tapi partner yang mengubah cara HR bekerja. Dengan fitur Payroll Otomatis, semua perhitungan dilakukan cepat, akurat, dan sesuai regulasi terbaru.Apa yang biasanya memakan waktu berhari-hari, kini selesai hanya dalam hitungan menit.Bagaimana OranHR Membantu HR?1. Payroll Otomatis & Anti ErrorGaji, tunjangan, lembur, dan potongan dihitung otomatis berdasarkan data absensi dan cuti yang sudah terintegrasi. Tidak perlu lagi mengutak-atik rumus Excel.2. Pajak PPh 21 Lebih MudahPerhitungan PPh 21 langsung otomatis sesuai aturan pemerintah terbaru.Potongan pajak langsung tercantum di slip gaji digital karyawan.Laporan pajak siap pakai, memudahkan pelaporan keuangan perusahaan.3. Transparan untuk KaryawanKaryawan bisa mengakses slip gaji digital di aplikasi, lengkap dengan detail tunjangan, potongan, hingga pajak. Tidak ada lagi tanya-tanya “kenapa gaji saya segini?”.4. Patuh Regulasi Tanpa RibetOranHR selalu update mengikuti aturan ketenagakerjaan, pajak, dan BPJS di Indonesia. Perusahaan pun lebih tenang karena terhindar dari risiko denda atau masalah hukum.5. Data HR TerintegrasiDari absensi, cuti, hingga payroll, semuanya terhubung dalam satu sistem. HR tinggal klik, dan data otomatis sinkron.6. Dari Beban Jadi Nilai TambahDengan OranHR, payroll yang dulu jadi pekerjaan penuh stres kini berubah menjadi proses yang efisien, transparan, dan aman. HR bisa menghemat waktu, mengurangi kesalahan, sekaligus meningkatkan kepercayaan karyawan pada perusahaan.Payroll bukan lagi sekadar soal menghitung gaji, tapi juga tentang menciptakan pengalaman kerja yang lebih baik bagi semua karyawan.Jika perusahaan Anda masih pusing dengan payroll dan pajak, mungkin saatnya mencoba OranHR. Biarkan sistem yang bekerja, sementara tim HR fokus pada hal yang lebih penting: mengembangkan talenta dan membangun masa depan perusahaan.Hubungi kami untuk konsultasi lebih lanjut dan rasakan sendiri bagaimana OranHR mengubah rumitnya payroll menjadi sederhana.Baca Juga: Mengurangi Human Error dalam Payroll dengan Sistem HR Digital

Subscribe to Our Newsletter

Get tips, trends, and insights delivered straight to your inbox.

6 + 4 = ?

By submitting this form you are signing up for relevant content and news from OranHR. You can unsubscribe from these communications at any time.

diamond icon Get your free OranHR demo! Contact us now.

Say goodbye to manual tasks, streamline your HR operations with OranHR's all-in-one platform.

Whats App