Trends 5 Social Media 2021 - The Perils (and Promise) of Purpose
12 November 2021 ∙ Read 2 Mins ∙ By Andi Diputra
Pembangunan merek/brand modern jelas berubah ketika organisasi beradaptasi dengan pola pikir dan harapan yang sadar sosial dari kelompok generasi yang lebih muda dan lebih beragam seperti Gen Z.
Dalam survei tahunan Deloitte terhadap milenium dan Gen Z, 60% responden mengatakan mereka berencana membeli lebih banyak produk dan layanan dari bisnis besar yang telah menjaga tenaga kerja mereka dan berdampak positif bagi masyarakat selama pandemi.
Setelah mengetahui trends kelima the perils (and promise) of purpose, apa yang harus kita lakukan?
1. Create or revisit your social media policies
Kebijakan bagi produk dan karyawan Anda dalam menggunakan social media. Pedoman ini sangat berguna selama krisis dan juga pada pekerjaan sehari-hari. Seperti pada saat pandemi, perusahaan menciptakan kebijakan baru untuk tidak foto berkerumunan. Konten yang dibuat juga harus mengikuti trend dan lingkungan saat ini.
2. Set up a social media crisis communications workflow
Rencana komunikasi krisis yang solid dapat membantu menghemat waktu yang berharga dan membuat semua orang tetap fokus saat krisis muncul di social media.
3. Use social listening for intelligence, not interrupting
Social listening dapat membantu kita memantau kata kunci atau hasthtag, dan menemukan peluang untuk memasukkan merek/brand Anda ke dalam suatu hal yang sedang tren.
Baca Juga: Trends 4 Social Media 2021 - Do I Know You?
Sumber: Hootsuite
Read more article
Payroll Dinamis? OranHR Membuat Proses Penggajian Jadi Lebih Mudah
Mengelola payroll karyawan bukan hanya soal menghitung gaji setiap bulan. Di dalamnya terdapat berbagai komponen yang pe...
ESS OranHR: Solusi Employee Self-Service untuk Administrasi Karyawan yang Lebih Efisien
Apa itu ESS?ESS atau Employee Self-Service adalah sistem layanan mandiri karyawan yang memungkinkan karyawan mengakses d...
Aplikasi Absensi Karyawan: Solusi Modern untuk Manajemen Kehadiran yang Efisien
Di era digital saat ini, pengelolaan kehadiran karyawan tidak lagi dilakukan secara manual menggunakan buku atau spreads...