Cara Efektif Berkomunikasi dengan Kepribadian Steadiness
17 May 2021 ∙ Read 2 Mins ∙ By Andi Diputra
Setelah mengetahui cara berkomunikasi dengan tipe Dominant (Dominan) dan tipe Influence (Berpengaruh) diartikel sebelumnya, sekarang ini kita akan membahas mengenai cara berkomunikasi dengan tipe Steadiness.
Berikut adalah cara berkomunikasi dengan kepribadian Steadiness.
Karakteristik Umum
- Pendengar yang baik
- Anggota tim yang baik
- Posesif
- Tenang
- Dapat diprediksi
- Memahami
- Ramah.
Nilai Untuk Tim
- Dapat diandalkan
- Anggota yang setia
- Patuh pada peraturan
- Pendengar yang baik, sabar dan berempati
- Baik sebagai penengah konflik.
Kekurangan
- Menolak perubahan
- Perlu waktu lama untuk berubah
- Pendendam
- Sensitif terhadap kritik
- Sulit menentukan prioritas.
Ketakutan Terbesar
- Takut kehilangan rasa aman.
Hal yang Membuat Termotivasi
- Pengakuan atas pengabdian dan tanggung jawab
- Keamanan dan keselamatan
- Tidak ada perubahan mendadak dalam prosedur atau gaya hidup
- Aktivitas yang bisa diselesaikan.
Baca Juga: Cara Efektif Berkomunikasi dengan Kepribadian Influence
Cara Berinteraksi dengan Kepribadian Steadiness
1.Berbicara dengan pelan-pelan.
- Seseorang dengan tipe ini membutuhkan waktu untuk memproses apa yang Anda katakan. Oleh karena itu, berbicaralah dengan pelan-pelan.
2.Tunjukkan kepedulian Anda terhadap mereka.
- Sebagai seseorang dengan sifat inspirasi yang kuat, mereka cenderung untuk berkomunikasi dengan emosi daripada dengan fakta. Untuk itu, bagikan pengalaman atau cerita hidup Anda. Hal ini akan lebih menginspirasi mereka dibandingkan hanya memberikan mereka gambar atau data.
3.Gunakan gerakan tangan dan nada suara yang lembut.
- Jangan menggunakan gerakan tangan yang tiba-tiba ataupun nada suara yang tinggi. Mereka akan menganggap bahwa Anda sedang dalam kemarahan. Mereka tidak akan memberikan respon yang baik terhadap seseorang yang marah atau mengkonfrontasi mereka secara langsung.
Gaya komunikasi yang harus dihindari agar tidak menimbulkan stress pada kepribadian Steadiness
- Berbicara dengan cepat dan kencang.
- Berdiri berhadapan muka dengan muka dan gerakkan tangan yang luas saat Anda berbicara.
- Meminta hasil secepatnya tanpa mendengarkan hal yang mereka peduli.
- Mengabaikan perasaan seseorang terhadap situasi yang ada.
Read more article
MPP (Manpower Planning): Kunci Perencanaan SDM yang Tepat dan Terukur
Dalam bisnis yang dinamis, kebutuhan tenaga kerja bisa berubah cepat ada ekspansi, proyek baru, peningkatan beban kerja,...
HR Masih Pakai Excel? Ini 7 Tanda Perusahaan Sudah Butuh HRIS
Excel itu hebat murah, fleksibel, dan hampir semua orang bisa pakai. Tapi saat jumlah karyawan naik, proses HR makin kom...
Daftar Upah Minimum Provinsi 2026: Yuk Cek Daerahmu
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) merilis daftar Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 melalui akun Instagram resminya....