Mengapa OKR Penting Bagi Perusahaan?
16 May 2023 ∙ Read 2 Mins ∙ By Andi Diputra
Selain Key Performance Indicator (KPI), metode Objective and Key Results (OKR) juga digunakan secara luas untuk mengukur keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan. Metode ini sangat populer di perusahaan teknologi dan startup. OKR adalah kerangka kerja yang menetapkan sebuah tujuan (objective), serta mengukur pencapaian tujuan tersebut melalui sejumlah hasil utama (key results) sebagai tolok ukur.
OKR pertama kali dikembangkan oleh Andy Grove saat menjadi CEO Intel tahun 1970, yang terinspirasi oleh pendekatan Management by Objective (MBO) dari Peter Drucker. Konsep asli OKR yang berasal dari Intel kemudian menyebar ke banyak perusahaan di Silicon Valley. John Doerr, yang bekerja di Intel dan kemudian menjadi penasihat Google, mendorong Larry Page dan Sergey Brin di Google untuk mengadopsi OKR pada tahun 1999. Metode ini berhasil mendukung pertumbuhan Google dari hanya 40 karyawan menjadi lebih dari 100.000 orang.
Sesuai dengan namanya OKR terdiri dari 2 komponen utama yaitu:
- Objectives adalah deskripsi kualitatif dari apa yang ingin dicapai. Deskripsi ini singkat, mudah diingat, menjadi sumber motivasi dan bisa menantang tim untuk melakukan yang terbaik untuk mencapai sebuah tujuan.
- Key Results adalah sebuah set alat ukur yang mengukur kemajuan usaha yang sudah dilakukan untuk mencapai Objectives yang telah ditentukan. Sebuah objective sebaiknya terdiri dari 2-5 key results. Setiap key results harus spesifik, dibatasi waktu, agresif dan realistis.
Objective & key results sangat penting bagi bisnis karena kemampuanya dalam membantu bisnis untuk mencapai tujuan yang lebih luas. Metode ini memudahkan bisnis dalam menciptakan ide untuk pengambilan kebijakan yang lebih baik.
Baca Juga: Ketahui 8 Teknik Dasar dalam Negosiasi
Dalam penerapannya, OKR mendorong keterlibatan karyawan untuk meningkatkan kinerja mereka lebih tinggi.
Objective & key results bukanlah hal yang pasti. Artinya Anda bisa mengubah, menambahkan atau menghapus OKR yang Anda buat apabila Anda menilai tak sesuai atau tak relevan lagi. Hal ini bergantung apakah Anda tujaun Anda sudah tercapai atau belum.
Aturan dalam OKR
OKR adalah alat bantu untuk mengukur apakah yang dikerjakan sudah sesuai dengan target perusahaan. Makanya sering juga digunakan untuk menevaluasi kinerja bisnis dalam mencapai target.
Beberapa aturan yang harus ditaati dalam pembuatan objective & key results yang efektif adalah:
- Tentukan dalam kurun waktu dimana biasa Anda gunakan untuk mengevaluasi perusahaan, misalnya dalam periode tahunan atau tiga bulan sekali.
- Buat objective & key results masimal 5 Objective dengan 4 Key Results per kuartal. Dengan begitu, Anda bisa fokus mengejar tujuan bisnis Anda.
- Dorong karyawan Anda untuk meningkatkan kinerjanya dengan menetapkan target yang lebih tinggi. Dengan begitu, mereka akan berusaha setidaknya mencapai 70-80% untuk menjadi hasil yang bagus.
- Key Results harus memiliki angka. Angka memungkinkan evaluasi yang obyektif dan menciptakan proses pembelajaran.
Read more article
MPP (Manpower Planning): Kunci Perencanaan SDM yang Tepat dan Terukur
Dalam bisnis yang dinamis, kebutuhan tenaga kerja bisa berubah cepat ada ekspansi, proyek baru, peningkatan beban kerja,...
HR Masih Pakai Excel? Ini 7 Tanda Perusahaan Sudah Butuh HRIS
Excel itu hebat murah, fleksibel, dan hampir semua orang bisa pakai. Tapi saat jumlah karyawan naik, proses HR makin kom...
Daftar Upah Minimum Provinsi 2026: Yuk Cek Daerahmu
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) merilis daftar Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 melalui akun Instagram resminya....